Bagi yang memilih berjuang, lanjutkanlah perjuanganmu!

source: Freepik

InfoBogorTimur.com – Seperti kita ketahui bersama, pandemi masih belum usai, sehingga kita masih dihadapkan pada ketidakpastian yang belum tentu kapan usai. Entah esok lusa hingga kapan-kapan.  Terlepas pada pandemi di Indonesia, yang belum kelihatan kapan titik optimumnya ada. Momentum bangkit seiring dengan pandemi Covid-19 yang masih belum juga mengalami puncaknya. Bagai sebuah kurva, masih stochastic sekali, belum keliatan kapan level tertinggi. Waktu, dalam hal ini akan bisa menjawab sesuai porsi pasnya.

 

Sesuai dengan prinsip ekonomi, pilihan dan pengorbanan akan selalu menjadi mata rantai tak terpisahkan, beberapa orang menyebut dengan istilah opportunity cost. Secara harpiah, mengandung arti biaya kesempatan. Kesempatan ini akan hilang dan berubah menjadi satu pilihan yang kita putuskan. Oleh karena itu hendaknya Anda mengambil kesempatan tersebut dengan hal yang memiliki nilai sebanding atau lebih banyak.

” Terlepas dari berhasil atau gagal, itu bukan urusan kita, hak kita hanya sampai ke level berusaha maksimal.

syubidu-bidu-mbae

 

Salah satu hal yang tidak bisa kita hindari ketika menjadi manusia dewasa ini adalah realita untuk memilih. Mengapa harus memilih? ya, karena memang kita mesti memutuskan sesuatu, karena keterbatasan kita tidak melakoni semua dalam satu waktu. Bukan seperti Naruto yang punya Jurus Bayangan, atau bisa dicloning seperti si Dolly, domba kloningan. Kita, mau tidak mau, suka tidak suka, ya, mesti memutuskan pilihan itu. Terlepas dari berhasil atau gagal, itu bukan urusan kita, hak kita hanya sampai ke level berusaha maksimal.

Mesti memilih bangun pagi atau lebih siang, memilih jenis moda transportasi, memilih jenis pekerjaan hingga memilih pasangan hidup, semuanya ada yang mesti dikorbankan, tak pelak beberapa kasus, berakhir tragis dimulai dari kegagalan, trauma hingga yang ekstrim bunuh diri. Naudzubillah sebenarnya, tapi faktanya di negara maju, hal ini menjadi lumrah. Karena memang bukan fisik saja yang perlu sehat, mental pun sama.Sejalan dengan situasi global, Data Riskesdas tahun 2018 menunjukkan bahwa 7 dari 1000 Rumah Tangga terdapat anggota keluarga dengan Skizofrenia/Psikosis. Lebih dari 19 juta penduduk usia diatas 15 tahun terkena gangguan mental emosional, lebih dari 12 juta orang berusia diatas 15 tahun diperkirakan telah mengalami depresi. Sedangkan, WHO (2010) menyebutkan angka bunuh diri di Indonesia mencapai 1,6 hingga 1,8% per 100.000 jiwa.

Mungkin di bawah ini adalah tips-tips untuk bangkit dari keterpurukan, spesial untuk para pejuang, iya kamu.  Kamu yang memperjuangkan semuanya ;

  1. Bangun, bangun dari kegagalan, bangun dari gelombang PHK yang menerjang, bangun dari sakit, bangun cinta dan bangun dari semua belenggu, agar terus bisa memulai dari nol, seperti jargon di SPBU. memulai kembali rencana-rencana indah hidupmu. Bukankah Tuhan memberikan yang engkau butuhkan, bukan yang  kamu inginkan? ;
  2. Kalo masih Jatuh, bangun lagi

  3. Kalo masih jatuh, bangkit lagi

  4. Kalo masih jatuh, terus bangun

Begitu seterusnya repetisinya agar kita terus sadar, bahwa saat kita berjalan dulu pun, kita tak pantang menyerah. Jiwa pantang menyerah ini juga dilengkapi dengan suplemen doa ( doa orang tua, doa kepada yang Maha Kuasa, doa orang tercinta) agar bisa melalui semuanya dengan mudah.

Janganlah
Kau berlari dari semua
Masalah yang menghadapimu
Cobalah
Kau hadapi dengan senyuman
Tenangkan hati dan pikirmu
*Hivi*

Saya percaya, selain semua beban memang sudah sesuai porsi kita, yakinilah beratnya kita berjuang menandakan kita memang akan naik. Ingat ketika bersepeda ada tanjakan, turunan selalu dihadapkan setelahnya di muka kita. Jadi tetap semangat para pejuang ( pejuang skripsi,  pejuang mahar, pejuang keluarga dan semua pejuang-pejuang yang memang terbiasa di jalur perjuangan. * OS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Membangun Peradaban dan Akhlak di Tengah Pandemi

InfoBogorTimur.COM, Tidak ada yang memprediksi akan terjadi suatu hal yang mengakibatkan perubahan secara drastis yang ...