Strategi Bertahan di Tengah Pandemi ala  Cims Music Studio

InfoBogorTimur.com – Covid-19 masih belum diketahui sampai kapan endingnya, namun dampaknya sudah dirasakan sekali. Dilansir dari Badan Pusat Statistik, secara sektoral, ada 3 sektor usaha yang paling terdampak oleh pandemi Covid-19. Ketiganya adalah sektor akomodasi, makanan, dan minuman. Pelaku usaha akomodasi, makanan, dan minuman yang mengaku mengalami penurunan pendapatan mencapai 92,47 persen. Sektor jasa lainnya yakni sektor transportasi dan pergudangan, sebanyak 90,34 persen pelaku usaha sektor transportasi dan pergudangan yang disurvei mengaku mengalami penurunan pendapatan. Sementara itu, hanya 59,15 persen dari pelaku usaha real estate yang mengaku mengalami penurunan pendapatan di tengah pandemi Covid-19. Kemudian, 68 persen pelaku usaha sektor air dan pengelolaan sampah mengaku mengalami penurunan pendapatan.

Kondisi ini, tak terkecuali dialami oleh Cims Music Studio & Studio Recording, UMKM yang bergerak dalam usaha  studio musik, home band, dan sound system. Berlokasi di  Kp. Tegal, Rt.19/06 Kembang Kuning, Klapanunggal dengan Jam Operasional: 09.00 – 00.00 WIB, pun mengalaminya.

Safran, Owner dari studio ini menuturkan “ sejak berdiri tanggal 3 september 2016, kondisi usaha sebelum pandemi perhari minimal 7-10 Band yang menggunakan studio, terkadang Full sejak pagi sampai Tutup Studio, Omzet Studio Perbulan sebelum Pandemi sekitar 6-8 Juta Perbulan, untuk Home Band dan Sound System sudah hampir Full Booking Setiap Sabtu dan Minggu Sejak Januari Sampai November 2020, kadang-kadang satu hari Bisa 2 Sampai 3 Lokasi, dengan Omzet Perbulan 30-40 Juta”

“ Saat Pandemi Ini untuk Studio Musik tidak ada perubahan, tetap ramai, bahkan lebih dari sebelum Pandemi, mungkin dikarenakan WFH Banyak yang Jenuh di rumah sehingga memilih musik sebagai pelepas jenuh, tapi untuk Home Band dan Sound System semua diundur tanpa waktu yang jelas bahkan ada yang Cancel atau yang semula dengan Home Band, jadi hanya Sound System Saja, sehingga Pemasukan Untuk Home Band Dan Sound System Turun Drastis”, ujar Bapak dua orang anak ini.

Saat Pandemi ini, Cims Music Studio menerapkan protokol kesehatan yaitu dengan menyediakan tempat cuci tangan, menyediakan Hand Sanitizer dan mewajibkan pengunjung memakai masker.  Tambahan lainnya adalah selalu membersihkan Alat Studio khususnya Mic dengan Disinfektan setiap pergantian Band.

Pesan dan Kesan yang disampaikan pria bernama lengkap Safran Simbolon ini sebagai berikut: Di setiap musibah ada banyak berkah, sehingga ada hal-hal yang bisa kita garis bawahi yaitu:

  1. Tantangan Terberat adalah Memenuhi Kebutuhan Wajib Setiap Bulannya, cicilan, bulanan untuk Keluarga dan sebagainya. Yang terberat mungkin untuk Home Band, semua event tertunda sehingga tidak ada Income untuk Management dan Player Musik, khusus Management tantangannya adalah harus memulai dari awal lagi mencari event-event Wedding dan Semacamnya, karena memang cukup Sulit untuk Saat Ini ;
  2. Harapan ke depannya adalah kami Sebagai Pengusaha Bidang Musik yaitu semoga Pandemi ini cepat selesai dan yang paling kami harapkan untuk Event Wedding jangan diberhentikan, tapi protokolnya Lebih tertib, ketat dan tetap Patuh aturan main dari Pemerintah, sehingga tetap bisa berjalan ;
  3. Strategi yang dipergunakan saat pandemi ini adalah yang jelas Perihal Keuangan harus Lebih Berhemat, dan Untuk Strategi di Musik, Sama Seperti Musisi Lainya, Kami Melakukan Konser Atau Live Musik Via Instagram, Facebook, Youtube dan lain-lain serta Membuka Open Donasi, dengan Harapan Kami Masih Bisa Mencari Rezeki di Musik dan Tetap Eksis Di Musik.

Di akhir sesi, jika Sahabat Botimers mau Order atau Rental Bisa Langsung Telp/Wa Ke Nomor 082299026150 atau boleh Cek Instagram di @Cimsmusicstudio untuk mengecek portofolio event Cims.

Tetap sehat, tetap semangat, semoga Pandemi ini segera Berakhir ya sahabat Botimers!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Donor darah saat Pandemi Covid 19, Komunitas Atap Akar : siapa takut?

  InfoBogorTimur.com – Pada musim Pandemi Covid-19, terjadi penurunan stok darah sekitar 10-20 persen di ...