Tahun Pelajaran 2020 Biaya SPP SMA/SMK/SLB di Jawa Barat Gratis

Ilustrasi Biaya SPP SMA/SMK/SLB Gratis. Foto: dokumen Pribadi

InfoBogorTimur.COM, Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) sekolah di tahun ajaran baru 2020 bagi para peserta didik di jenjang SMA/SMK/SLB negeri di Jawa Barat. Namun, pemerintah juga akan menanggung biaya SPP siswa yang kurang mampu di sekolah swasta.

Pernyataan ini sesuai dengan pernyataan Ridwan Kamil yang dilansir dari YouTube Kompas TV, pada 12 Juni 2020
“Saya kira keadilan ini sudah saya atur sedemikian rupa, agar menjangkau semua masyarakat,” terang Ridwan Kamil.
Kebijakan menggratiskan biaya SPP tersebut bagi siswa SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat.

Berikut jumlah biaya SPP yang ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Wahyu Mijaya, menyebut SPP per siswa yang ditanggung Rp 145 ribu – Rp 165 ribu per bulan untuk sekolah negeri tingkat SMA. “Sementara untuk SMK negeri, biayanya Rp 150 ribu sampai Rp 170 ribu.”
“Tapi itu tergantung jumlah rombongan belajar (rombel). Jadi kalau rombelnya kecil, dapatnya besar. Kalau rombelnya besar, dapatnya kecil,” jelasnya, Jumat (12/6/2020).

Pemprov Jabar juga menggagas Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) bagi siswa yang bersekolah di swasta. Nilainya Rp 550 ribu per orang per tahun, ini sudah disalurkan untuk 5.111 sekolah swasta dan madrasah aliyah.

Pemprov Jawa Barat menggratiskan SPP atau IBPD untuk SMA, SMK, dan SLB negeri yang menjadi kewenangan Pemprov Jabar, selama enam bulan, mulai Juli 2020. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika, mengatakan program menggratiskan SPP atau IBPD untuk SMA, SMK, dan SLB negeri yang sudah direncanakan tahun lalu melalui APBD 2020 ini, tidak termasuk ke dalam anggaran yang dialihkan untuk kegiatan percepatan penanggulangan Covid-19 Hal tersebut juga dibenarkan oleh Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya.

Ia mengatakan, anggaran untuk penggratisan iuran bulanan tersebut akan direalisasikan di awal tahun ajaran ini.
Sebab, tidak termasuk dalam anggaran yang dialihfokuskan untuk penanganan Covid-19, seperti sejumlah anggaran lainnnya.

“Itu sudah menjadi keputusan di APBD 2020, untuk SMA, SMK, SLB negeri yang ada di wilayah kewenangan Pemprov Jabar. Dan ini anggarannya tidak diganggu, tidak dialihkan, tidak dipotong untuk program realokasi Covid-19 dan sebagainya. Karena ini program prioritas Gubernur dan dewan mendukung itu,” ungkapnya.

 

sebagian sumber | tribunnews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Ilustrasi Vaksin Corona. Foto: tempo.co

Belum Maksimal Vaksin Corona Sudah Banjir Pesanan

InfoBogorTimur.COM, Skenario berakhirnya pandemi corona di seluruh dunia mengharapkan penemuan obat, vaksin dan herd immunity ...